Itu semua berawal dari sebuah taman bermain pada 21 Agustus 2008. Pria bernama Wiels yang sedang menyertai kemenakannya bermain di taman yang terletak di distrik Johanstadt Dresden, terlibat perselisihan dengan seorang wanita berjilbab kelahiran Mesir bernama Marwah el-Sharbini yang juga membawa anaknya ke taman yang sama untuk bermain. Keduanya bertengkar seputar siapa anak yang mestinya bermain ayunan di taman tersebut,  Kemenakan Wiels atau anak el-Sharbini. Pertengkaran tersebut memanas. Wiels yang memperoleh kewarganegaraan Jerman setelah berimgrasi dari Rusia pada tahun 2003 itu, melontarkan penghinaan kepada Marwa yang kebetulan sedang menggunakan jilbab dengan panggilan teroris, bahkan menurut salah satu laporan wiels sempat menyebutnya dengan kata ’slut’ kepada ibu satu anak tersebut.
Read the rest of this entry »